Showing posts with label Pedang. Show all posts
Showing posts with label Pedang. Show all posts

March 12, 2014

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Sword Art Online sub Indo 3gp & MP4 + Track


Type:  BDRip
Title: Sword Art Online
Jepang: アクセル · ワールド
Subtitle: Indonesia ( anime-bd )
Genre: Action, Adventure, Fantasy, permainan, Romance, Shounen
Episode: 25
Status: Selesai Ditayangkan
Tanggal Tayang: 8 Jul 2012 sampai 23 Desember 2012
Produser: Aniplex, A-1 Pictures, Genco, Produksi DAX, Aniplex of Americal, ASCII Media Works
Duration: 23 min. per episode
Rating: PG-13 - Teens 13 atau lebih tua


Sinopsis:
Di Masa DEPAN tepatnya PADA Tahun 2012, telah tercipta permainan Dunia berani maya Yang tak terpadai atau Virtual Reality besar-besaran Multiplayer Online Role-Playing game (VRMMORPG) Yang dinamakan Sword Art Online, di mana para pemain berinteraksi layaknya di Dunia Nyata Artikel Baru bantuan teknolosi Bernama NerveGear . Suami adalah permainan Hidup-mati di mana para pemain regular tidak dapat keluar Dan harus menyelesaikan permainan nihil. Jika mati di dalamnya, Maka sesungguhnya kematian pun menghampiri Akan mereka.
Bagaimana Kisah selengkapnya? Saksikan!
Sword Art Online Versi BDRip  Subtitle Indonesia:

Lagu tema
Pembukaan:
Ending:
Video pembukaan dan berakhir

Ambil Sub
SAO-Episode 1
3GPMP4HDQ |
SAO-Episode 2
3GP  | MP4  | HDQ |
SAO-Episode 3
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
-SAO Episode 4
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
-SAO Episode 5
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
-SAO Episode 6
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
-SAO Episode 7
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
-SAO Episode 8
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
-SAO Episode 9
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 10
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 11
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 12
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 13
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 14
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 15
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 16
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 17
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 18
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 19
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 20
3GP : RD | UP |
MP4 : RD | UP |
SAO-Episode 21
3GP : RD | AL |
MP4 : RD | AL |
SAO-Episode 22
3GP : RD | AL |
MP4 : RD | AL |
SAO-Episode 23
3GP : TF | AL |
MP4 : TF | AL |
SAO-Episode 24
3GP : RD | AL |
MP4 : RD | AL |
SAO-Episode 25(END)
3GP : RD | AL |
MP4 : RD | AL |
-SAO Episode Ova
OK!

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Jenis Pedang dari Jepang

JENIS JENIS PEDANG DI JEPANG


         yahh!!,karena arti dari blog ini bagian Ken adalah pedang,jadi mimin sekarang ingin memberi sedikit pengetahuan tentang pedang dari negeri sakura yang tak lain dan tak bukan adalah negeri Jepang,mimin beri sedikit artikel tentang Pedang,Cekidott!!
Asal Usul pedang

     Pedang sendiri mulai di kenal manusia pada zaman Bronze age atau jaman perunggu, dimana pembuatan mata pisau metal yang cukup panjang dapat di laksanakan.
     Pada awalnya pedang-pedang itu terbuat dari besi. dan ketika para pandai besi mulai dapat memperhitungkan kandungan karbon di dalamnya pedang mulai di buat dari baja.
     Hingga akhir abad ke-18 pedang memegang peran penting dalam sejarah manusia, tapi ketika mesiu mulai mempengaruhi perkembangan senjata-senjata yang ada peran pedang mulai menurun dan akhirnya di anggap tidak terlalu penting. akhirnya pedang seringkali hanya bersifat sebagai tambahan dan lambang dari tingkat kepemimpinan bangsa dalam ketenaran
     Pada awalnya pedang jepang bisa dikatakan meniru pedang yang berasal dari china (pedang yang memiliki karateristik lurus dan bermata ganda). pedang-pedang tersebut lalu mengalami perbaikan sejalan dengan waktu. Seseorang bernama Amakuni (yang hidup di abad ke-7) dikatakan sebagai pencipta pedang jepang. dari sinilah dikatakan sejarah pedang samurai di mulai.

Pedang di jepang


     tapi berbeda dengan negara-negara yang ada di dunia, hingga kini dalam masyarakat jepang pedang tetap menjadi barang yang di hargai. Budaya itu tidak bisa di pisahkan apalagi bila kita melihat ke masa lalu tepatnya di zaman samurai.
     Saat itu para samurai sering kali menggunakan berbagai ragam senjata yang berbeda tapi tetaplah pedanglah yang di anggap jiwa dan samurai .Pedang atau yang lebih sering di kenal dengan nama katana ini sangat lah tinggi tingkatannya, bahkan pada zaman itu(zaman samurai) bila ada orang yang sembarangan membawa pedang/senjata padahal dia bukanlah seorang samurai, maka dia bisa dengan mudah kehilangan kepalanya (ih serem ya )
     Tapi perkembangan pedang jepang tidak bisa di pisahkan dengan masa kegelapan yang di alami oleh negara itu sendiri, Perang onin yang terjadi tahun 1467-1477 merevolusi semua jenis alat perang seperti baju perang dan senjata yang ada saat itu, hingga pada akhirnya dapat di katakan bahwa tingkat kualitas senjata dan baju pertahanan saat itulah yang terbaik dan superior yang ada di bandingkan yang ada pada zaman sekarang.(masa sih yang ini wa g percaya )
     Tapi pada zaman Muromachi. senjata api mulai masuk ke jepang, Untungnya pada zaman Tokugawa. terjadi isolasi besar-besaran yang salah satunya adalah pelarangan terhadap senjata api dan bubuk mesiu.
     Sebelum masa Tokugawa tersebut klan samurai bisa di katakan sedikit terlantar. Kualitas pedang yang mereka gunakan benar-benar buruk untunglah perbaikan kembali terjadi pada akhir zaman Edo Hingga akhirnya kualitas pedang menjadi sangat baik dan saat itu sebuah pedang sangat mereka hormati.
Tapi perjalanan waktu kembali terjadi, ketika memasuki restorasi meiji pedang akhirnya di larang oleh pemerintahan saat itu,pada zaman perang dunia ke-2 pedang telah di ganti posisinya oleh gunto sebuah pedang harga murah untuk para angkatan laut.Saat ini sebuah pedang lebih berfungsi atau berperan sebagai phenomena masyarakat


Klasifikasi Pedang

     Klasifikasi Sederhana yang di lakukan di jepang biasanya di tentukan berdasarkan panjangnya dimana satuan panjangnya adalah “shaku” (1 shaku kira-kira sekitar 30,3 cm),ukuran pedang yang mimin maksut adalah Besinya,belum termasuk gagang dan sarung pedangnya
A. Sebuah pedang dengan panjang kurang dari satu shaku di kategorikan tanto (pisau)
B. Sebuah pedang yang lebih dari 1 shaku tapi kurang dari 2 shaku di sebut Wakizashi 
C. Sebuah pedang bila panjangnya lebih dari 2 shaku di kategorikan sebagai Daito,
     Katana sendiri adalah bagian dari Daito tapi katana sering di artikan sebagai pedang yang di gantungkan pada sabuk (biasanya di temani wazizaki atau tanto). Bila katana di pasangkan di samping wakizashi mereka berdua biasanya di sebut Daisho

     Sebenarnya senjata di jepang tidak hanya terbatas pada katana atau sejenisnya bahkan dalam pertemputan (khususnya pertarungan duel) sebenarnya seorang samurai jarang menggunakan katana mereka,mereka lebih mengandalkan senjata lain seperti naginata,yari,bo,dll. Oleh karena itu berikut adalah jenis2 senjata di jepang

1. Bokken

      Bokken adalah pedang seukuran katana yang terbuat dari kayu, biasanya dipergunakan untuk berlatih. jika di klasifikasikan sendiri sub-klasifikasi contohnya suburito(untuk yang ini saya juga bingung loh),bokken di gunakan untuk latihan memotong menggunakan pedang. Oh ya ngomong ngomong, Miyamoto Mushashi terkenal karena dalam pertarungan yang sesungguhnya ia sering menggunakan bokken padahal lawannya benar-benar serius dengan senjatanya(mereka menggunakan katana,yari,bahkan ada yang menggunakan Nodachi)


2. Shinai
       Shinai sebenarnya tidak berbeda dengan bokken hanya saja shinai terbuat dari beberapa bilah potongan bambu yang di satukan berbentuk pedang kegunaannya pun sama.. untuk latihan








3. Kodachi
     Ini nih pedang favorit gw namanya Kodachi senjata yang terlalu pendek di sebut pedang tapi terlalu panjang bila di sebut pisau(sedikit lebih panjang dari wazizaki), karena kodachi sangatlah ringan kodachi bisa di ayunkan dengan cepat dan mudah sehingga sangatlah cocok untuk menangkis serangan pedang lainnya, kekurangannya adalah jarak serangan sangatlah minim menggunakan kodachi oleh karena itu pengguna kodachi seringkali menggabungkan tehnik lainnya sambil menggunakan Kodachi sebagai alat untuk bertahan.

4. Yumi
     Yumi di golongkan ke dalam Busur. di jepang di masa lalu orang yang memiliki ke ahlian memanah sangatlah di hormati pata Kyudoka(sebutan untuk pengguna yumi/kyu) ini memiliki peran besar dalam pertempuran/peperangan kelompok, kyudoka biasanya berlatih untuk menembak dari atas kuda , ukuran yumi sendiri sangatlah menakjubkan kurang lebih 2 meter bentuknyapun seringkali tidak simetris daya serangnyapun tidak perlu di ragukan Kadangkala yumi di gunakan dari atas kuda




 
5. Nodachi
     Jarang ada samurai yang ahli menggunakan Nodachi(bayangkan saja pedang yang melengkung dengan panjang kira-kira 90-140 centimeter di gunakan sebagai senjata) tapi sebenarnya ini bukan fiktif loh banyak para samurai di masa lalu yang menggunakannya namun karena sangat sulit menggunakan nodachi (nodachi di gunakan dengan ke2 tangan ,soalnya g mungkin kalo pake kaki ;P)dan sangatlah sulit untuk membuatnya jarang ada pandai besi yang membuatnya. daya serang nodachi ini sangatlah luar biasa bahkan di katakan bila seorang yang sudah sangat ahli menggunakan nodachi dia bisa membelah penunggang kuda sekaligus dengan kudanya di peperangan.

6. Zanbato
     Itu lo pedang yang digunakan zabuza di naruto. Pedang ini (lebih cocok di bilang sebilah besi tajam) dengan panjang 2 meter dan lebar ½ meter apakah mungkin ada? ternyata pedang itu bukanlah fiktif di jepang zanbato memang pernah di gunakan tapi sangatlah tidak efektif karena sangat berat dan besar untuk menggunakannyapun harus di angkat oleh 2 orang tapi kekuatannya tidak perlu di ragukan lagi seekor kuda bisa terbelah dengan 1 tebasan


7. Tachi
     Tachi adalah sejenis pedang Jepang yang lebih melengkung dan sedikit lebih panjang daripada katana. pedang disebut tachi jika digantung pada obi dengan sisi tajam mengarah ke bawah, dan pedang yang sama disebut katana jika dibawa dengan sisi tajam mengarah ke atas dan diselipkan pada korset. Pedang model tachi akhirnya tak dipakai lagi dan digantikan oleh katana. Sementara itu, pedang model daitō (pedang panjang yang lebih dulu ada daripada katana), panjang rata-rata mata pedangnya sekitar 78 cm (lebih panjang dari katana yang panjang rata-ratanya sekitar 70 cm). Berlawanan dengan cara tradisional membawa katana, tachi dikenakan dengan sisi tajam mengarah ke bawah dan biasanya dibawa pasukan kavaleri.

Variasi dari panjang rata-rata tachi dibedakan dengan awalan ko- untuk tachi berukuran pendek dan ō- untuk tachi berukuran lebih panjang. Sebagai contoh, tachi model shōtō yang panjangnya hampir sama dengan wakizashi disebut kodachi. Pedang tachi terpanjang yang disebut ōdachi dari abad ke-15 berukuran panjang lebih dari 3,7 meter (panjang mata pedangnya 2,2 m) namun tachi model ini diperkirakan hanya digunakan pada upacara-upacara. Pada tahun 1600-an, banyak tachi kuno diperpendek menjadi katana. Hampir seluruh pedang tachi yang sekarang ada termasuk jenis o-suriage. Jadi, jarang sekali terdapat pedang tachi ubu yang asli dan bertanda tangan.

8. Katana
Katana merupakan pedang khas ninja. Setiap ninja mempunyai katana dipunggung mereka. Anda penggemar film Ninja Hatori, pasti tidak asing dengan Pedang ini. Pedang ini merupakan pedang umum dengan panjang antara 70-80 cm.

Tipe single-edge dan melengkung. selain dipakai ninja, pedang ini juga dibawa oleh kaum samurai untuk merepresentasikan status sosialnya. Biasanya dibawa berpasangan dengan wakizashi atau tanto yang digunakan untuk close-quarter combat dimana katana digunakan untuk open-quarter combat.


9. Ninjato
Pedang para ninja, selain katana, ninjato merupakan pilihan para ninja. Ringkas dan ringan membuat pedang ini mudah untuk dimasukkan kedalam baju. Perbedaan mendasar antara katana dan ninja-to terletak pada sesainnya. Ninjato tidak melengkung seperti katana tetapi lurus.








10.Naginata
     Naginata merupakan tombak dengan mata pisau katana. Digunakan prajurit wanita pertarungan jarak menengah. Gagang dibuat dari kayu dan mata tombak katana melengkung. Sangat cocok untuk tipe pertempuran Chaos.

February 17, 2014

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Belajar Berpedang dan Teknik Kendou

Belajar Berpedang dan Teknik Kendou


Tahapan Latihan Kendo

1. Keiko. Secara sederhana berarti latihan. Pada tahap ini gerakan-gerakan dasar disempurnakan melalui pengulangan secara perlahan, dengan memecah rangkaian kata(rangkaian gerakan dasar baku) menjadi beberapa bagian, dan memahami bagaimana teknik-teknik yang dipelajari diterapkan dalam situasi perkelahian. Dengan cara berlatih seperti ini, seorang samurai belajar memahami prinsip-prinsipMetsuke (penggunaan indra penglihatan dengan benar), Seme (pemberian tekanan terhadap lawan) untuk dapat menguasai lawan, Maai(jarak jangkauan), dan Ma(tempo). Untuk melalui tahap latihan ini memerlukan waktu 5 (lima) tahun latihan rutin. Tahap latihan Tanren yang dimulai tiga atau empat tahun sejak awal latihan akan bersinggungan dengan tahap latihan Keiko ini.


2. Tanren berarti menempa, sebagaimana layaknya sebilah pedang ditempa, dengan kerja keras, keringat, dan pengorbanan waktu, mengharmoniskan unsur-unsur keras dan lembut dalam jasmani, mental, dan gerakan, seperti sebilah pedang yang memperoleh kekuatan dari kombinasi antara baja yang keras dan baja yang lunak. Sang murid mulai berlatih tanpa memperhatikan benar atau tidaknya gerakan yang dilakukan (walaupun demikian, gerakan-gerakan yang dilakukan harus tetap benar dan efektif) dan mengulang rangkaian kata secara keseluruhan tanpa terputus, dengan penghayatan seperti layaknya dia sedang benar-benar dalam situasi ShinkenShobu (duel dengan menggunakan pedang sampai mati). Pada tahap ini, postur tubuh menjadi semakin baik, gerakan-gerakan tubuh juga semakin alami, dan teknik-teknik menjadi semakin efektif karena penguasaan tempo yang lebih baik dan spontan. Sejalan dengan meningkatnya kepercayaan diri dan Kigurai(pembawaan, sikap) berkembang, latihan meningkat ke tahapan yang disebutRenshu.

3. Renshu.
Ren berarti memoles, untuk menyempurnakan latihan dengan cara meneruskan latihan keiko and tanren. Memoles dalam hal ini juga berarti memoles semangat / mental dan watak / karakter melalui pemahaman secara lebih rinci dan penafsiran. Untuk memperlihatkan adanya sikap kasih yang diperlukan untuk menghilangkan sifat egois, dan sombong dalam mengajar. Hal ini menuntun pada gelar Renshi, yang berarti seseorang yang memiliki kecakapan dan watak yang tersempurnakan dengan latihan. Gelar ini tidak diberikan kepada tingkat di bawah Dan 6 dan hanya diberikan oleh All Japan Kendo Federation (ZNKR). Setelah tahap ini, gerakan-gerakan menjadi lebih perlahan dan lembut, yang jika dilihat oleh mata awam nampaknya kurang efektif, tetapi teknik yang dilakukan sempurna dalam hal efisiensi, tidak menggunakan kekuatan sampai pada saat memotong dengan pedang dilakukan, sikap tubuh tetap tenang tetapi kondisi mental dan pikiran terus-menerus tetap awas dan siaga. Hanya setelah melalui tiga tahapan ini dan memperlihatkan kesederhanaan akan gerakan yang benar, dan memahami keseluruhan tahapan latihan ini melalui pengalaman pribadi barulah seorang murid dapat mencapai tingkat Dan 7 dan menerima gelar Kyoshi (tingkat guru) dari ZNKR.

Kendo adalah salah satu seni beladiri jepang tertua yang berasal dari tradisi Budo. dalam Budo, "do" memiliki arti sebuah jalan atau cara untuk mengembangkan diri melalui latihan beladiri. Kendo tidak hanya mengajarkan Teknik - teknik berpedang secara fisik, tetapi juga mengajarkan filosofi yang diwariskan Budo. Dalam Kendo kita dapat mengembangkan Jiwa yang kuat, pandangan dan pendirian yang positif dan cara hormat terhadap satu sama lain.
Pemain Kendo berpedang dengan menggunakan Pedang bambu yg fleksibel (shinai) untuk memukul target pada pakaian pelindung lawan. Serangan-serangan dasar dalam kendo:
1. Men





Serangan Men di tujukan ke kepala lawan. Pedang diangkat hingga melewati/tepat diatas kepala kemudian diayunkan hingga mengenai kepala lawan. Seangan men adalah serangan paling dasar dalam kendo. Kendoka pemula sangat disarankan untuk memperlancar serangan yang satu ini. variasi lain dari Men adalah Sayu-Men. Pada Sayu-Men, serangan diarahkan ke pelipis lawan baik pelipis kiri maupun pelipis kanan.
2. Kote






Serangan Kote ditujukan ke tangan kanan lawan. Bagian tangan yang diincar adalah daerah sekitar pergelangan tangan. Sama dengan Men, untuk melakukan kote, seorang kendoka juga mengangkat pedangnya ke atas dan mengayunkannya ke arah kote lawan. Serangan Kote biasanya merupakan teknik serangan kedua yang diajarkan pada kendoka setelah mempelajari Men.
3. Do









Serangan Do ditujukan ke arah perut lawan. Serangan Do juga dilakukan dengan mengangkat pedang ke atas untuk kemudian diarahkan ke bagian kiri perut/dada lawan (sudut pandang dari penyerang). Setelah Pedang menyentuh dada/perut, Pedang akan ditarik dengan tujuan membelah perut lawan. Pada tingkat awal, pukulan Do seakan2 dilakukan dengan 2 gerakan, namun seiring dengan bertambahnya pengalaman maupun keahlian seorang kendoka, maka serangan Do tadi akan menjadi sebuah gerakan yang mulus (clean cut). Serangan Do mungkin merupakan teknik yang paling sulit bila dibandingkan dengan teknik serangan dasar lainnya.
4. Tsuki





Serangan Tsuki adalah sebuah tusukan ke arah leher. Tsuki biasanya mulai diajarkan kepada kendoka tingkat menengah. Tsuki tidak diajarkan kepada kendoka pemula, karena serangan ini sangat berbahaya apabila meleset.
Dalam prakteknya, Keempat serangan dasar tersebut akan dikembangkan lebih jauh lagi menjadi serangkaian serangan yang lebih efektif lagi. Namun untuk mendapatkan latihan tersebut, dibutuhkan usaha dan waktu yang tidak singkat. Para kendoka pemula akan lebih diasah kemampuannya dalam melakukan serangan dasar terlebih dahulu. Dan proses ini sayangnya tidaklah singkat. Mungkin hal inilah yang menyebabkan jemunya para kendoka pemula karena mereka terus menerus dilatih serangan dasar saja. banyak dari kendoka pemula yang merasa tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan akhirnya berhenti berlatih kendo. Hal ini sangat wajar dan sering terjadi di segala macam aliran ilmu bela diri.

PERLENGKAPAN KENDO 
berlatih Kendo perlu beberapa perlengkapan atau Bogu. Di antaranya:















Kesan pertama dari Kendo adalah seni beladiri yg berisik, agresif dan keras. Kendo adalah seni beladiri yg dinamis, tetapi dengan pembelajaran yg lebih akan diketahui bahwa Kendo membutuhkan kemampuan dan konsentrasi yang tinggi, keanggunan dan ketangkasan fisik. Murid-murid berasal dari berbagai latar belakang usia.
Latihan Kendo terdiri dari beberapa tipe latihan. Setiap tipe latihan mempunyai tujuan yg berbeda-beda dalam mengembangkan para Kendoka.
Kendo, seperti juga seni beladiri lainnya memerlukan kedisiplinan dan kesungguhan untuk belatih.
Kendoka baru akan memulai latihan dengan mempelajari latihan dasar seperti etika(Reigi), pose badan dan langkah kaki yang berbeda-beda, dan cara mengayunkan pedang dengan benar. Dengan latihan secara bertahap, para kendoka dapat mempersiapkan untuk memulai latihan dengan menggunakan bogu. Latihan berikutnya akan ditentukan olek instruktur, tergantung dari apa yg difokuskan pada saat latihan

1. Kepala pelindung/helm dan bahu (Men). Ini terbuat dari mengane (paduan duraluminium atau titanium. Untuk men-futon (potongan panjang kiri dan kanan mengane), dan tsuki (tutup pelindung tenggorokan).
2. Pelindung dada (Do). Ini terbuat dari fiber ringan/bambu dan kulit.
3. Sarung tangan (Kote) yang terbuat dari kulit sapi atau rusa. Tapi juga bisa dari kulit sintetis.
4. Pelindung perut (Taret). Terdiri atas wakihimo (sabuk), haraobi (pelindung pinggang), danoodare/kodare (pelindung selangkangan).
5. Kendogi (pakaian kendoka). Ini terdiri atas jaket (gi) dan celanda (hakama). Keduanya terbuat dari katun dengan warna indigo. Kainnya cukup tebal untuk memberikan perlindungan dari serangan.
6. Tenugui, sebuah kain seperti syal yang diikatkan di kepala. Terbuat dari katun tipis bermotif kaligrafi yang berisi filsafat Jepang. Ia membantu menyerap keringat agar tak menetes di mata selama bertanding.
7. Pedang. Terdiri atas shinai dan bokken. Senjata utama dari kendoka adalah shinai (pedang bambu berlatih secara biasa), keiko (dipakai saat bertarung), dan shiai (dipakai untuk kompetisi). Shinai ini dibangun dari 4 bilah bambu. Panjang standar dan beratnya untuk pria adalah sekitar 500 gram dan wanita sekitar 420 gram.
8. Bokken yang terbuat dari kayu dan bentuknya mirip samurai/katana asli. Beratnya kurang lebih 2/3 dari samurai asli. Ini ada dua jenis yaitu panjang dan pendek.

Teori dalam Kendo

Teori tersebut meliputi:
Banyak yang mengira teori Kendo itu cuman Ki-Ken-Tai dan Mittsu no Sen padahal masih ada lagi dan dua hal tersebut merupakan bagian dari teori yang akan coba saya jelaskan di sini. Kendo mempunyai alur serangan yakni Maai->Seme->Tame->Ma->Mittsu no Sen->Waza (datotsu no Kikai).
Yakin kalian pasti bingung karena saya sendiri juga agak bingung, tapi saya coba terangkan satu-satu berdasarkan pengalaman saya…
1. Maai (jarak): Pertama kita harus mendapatkan jarak serang yang pas. Maai tiap Kendoka berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Ada yang jauh ada yang dekat. Dan harus bisa bikin kita dekat ke lawan tetapi lawan jauh ama kita.
2. Seme (threatening): Banyak yang mengartikan seme itu dengan pressing. Seme lebih dari itu, lebih ke arah mengancam. Tool nya Seme yakni Ki-Ken-Tai.
-Seme dengan Ki(Spirit): Mengancam lawan dengan Ki kita yakni KiaiKiai bukan tentang seberapa keras suara kita tapi menunjukkan akan kepercayaan diri kita dengan kemampuan yang kita miliki. Tentu saja dengan semakin keras suara kita diharapkan dapat membuat lawan tertekan. Tujuan dari Seme sendiri adalah untuk menjebak lawan terperangkap dalam Shikai (The Four Sicknesses) yaitu Ragu-ragu, Takut, Kaget, dan Curiga.
3. Tame (menunggu): Ini adalah kelanjutan dari Seme. Setelah lawan terperangkap dalam shikai kita seperti bertanya kepada lawan “Hey, what are you going to do?”. Lawan mau pukul kah, mundur kah, kaget kah, atau lainnya.
4. Ma (jeda): Ketika lawan terperangkap dalam shikai pasti ada moment sepersekian detik ketika lawan pertahanannya terbuka.
5. Mittsu no Sen (The Three First): Saya sudah menjelaskan apa itu Mittsu no Sen pada postingan saya yang lalu. Secara garis besar Mittsu no Sen adalah Sen no Sen, Sen Sen no Sen, dan Go no Sen.
6. Waza (technique): merupakan penyelesaian dari proses di atas. Bisa dapat ippon atau tidak.
Jadi teori adalah sember dari ilmu/teknik yang akan membentuk mindsetMindset akan membentuk sistem dan sistem akan membentuk karakter.
(sumber:berbagai blog yang saya lupa alamatnya,sekian,dan terimakasih)